Tuesday, November 6, 2012

Gajah Mada, Sadyakala Rajawangsa


Akhirnya aku berhasil mendapat buku terbaru buah tangan Langit Kresna Hariadi (LKH), Majapahit, Sadyakala Rajawangsa. Setelah sekian tahun absen dari penerbitan buku baru, buku ini seolah pengobat dahaga akan kerinduan akan karya fiksi sejarah. Bukan sekedar fiksi sejarah tentunya, karena kalau hanya fiksi sejarah, banyak buku-buku sejenis yang saat ini seolah membanjiri pasar. Yang membedakan disini tentu saja nama besar Langit Kresna Hariadi, yang menjadi jaminan kualitas buku-buku yang ditulisnya.

Dengan desain cover yang sederhana, kertas buram, font yang kecil, dan tebal 616 + viii halaman, sekilas buku ini tidak terlalu menarik. Hal ini berbeda dengan buku-buku terbitan sebelumnya yang terasa “gebyar”nya, baik itu terbitan PT Tiga Serangkai Solo atau pun terbitan LKH Production sendiri. Mungkin untuk menekan biaya produksi, atau mungkin karena LKH sekarang menggandeng PTBentang Pustaka sebagai penerbit, entahlah! 

Lalu apakah isinya nanti juga "tidak menarik" seperti halnya cover yang ditampilkan? Nanti dulu...


Saya sendiri mengikuti karya-karya LKH sejak terbitan fenomenal beliau yang pertama, GAJAH MADA. Itupun bukunya saya dapat secara tidak sengaja, ketika dipinjami oleh teman saya yang menjadi editor di PT Tiga Serangkai dalam rangka revisi untuk cetakan kedua. Namanya buku editan untuk revisi, wajar saja jika penuh coretan disana-sini. Entah itu paragraf yang tidak pas, footnote yang kurang, atau malah usulan untuk mengubah judul. Hasilnya, dalam Gajah Mada terbitan berikutnya, ada tambahan judul kecil Bergelut Dalam Kemelut Tahta dan Angkara. Jadi bukan sekedar Gajah Mada saja.

Membaca beberapa halaman pada terbitan awal Gajah Mada tersebut membuat saya jatuh hati. Hingga terus berlanjut pada sekuel Gajah Mada berikutnya, sampai tuntas di Madakaripura Hamukti Moksa. Ketika ada program hadiah Tshirt untuk pembelian awal seri Gajah Mada, saya gagal mendapatkannya karena terlambat. Untungnya teman di PT Tiga Serangkai dengan senang hati mengirimkan persediaan t-shirt tersebut dari gudang di kantor, khusus untuk saya. Alhamdulillah!

Tahun 2008, LKH mengumumkan akan menerbitkan novel terbarunya, Candi Murca. Sebagai resensi awal, saya bersama dengan beberapa orang yang lain berkesempatan mendapat versi PDF dari buku tersebut. Berbagai reaksi positif pun muncul, sehingga buku tersebut akhirnya naik cetak dengan penerbit LKH production. Sayangnya, buku yang direncanakan terbit dalam sepuluh seri tersebut saat ini terhenti di seri keempat, Candi Murca: Kendedes sang Ardhanareswari. Jalan cerita yang menggantung tersebut semakin membuat penasaran orang-orang yang terlanjur mencintai karya-karya LKH.

Pada saat yang bersamaan, LKH juga mengeluarkan buku terbaru, Perang Paregrek. Buku yang rencananya juga akan dibuat dalam beberapa seri tersebut saat ini juga terhenti di di seri kedua. Jalan cerita akhirnya juga menggantung, meninggalkan barisan orang-orang penasaran yang semakin panjang.
Usut punya usut, ternyata terhentinya beberapa karya tersebut karena LKH dalam kondisi sakit. Saya tidak tahu seberapa parah sakit beliau, namun melihat lamanya vakum di dunia tulis menulis yang menjadi hobinya, rasanya sakit pak LKH tidak bisa dipandang remeh.

Alhamdulillah, akhirnya LKH bisa kembali muncul ke permukaan. Semoga terbitan kali ini bisa sesukses buku-buku LKH sebelumnya. Syukur-syukur bisa melebihi! Setidaknya hal itu bisa menjadi secangkir air dingin di tengah dahaga karya-karya LKH.

Banyak yang khawatir buku ini akan bernasib sama dengan Candi Murca atau Perang Paregrek, yang menggantung tanpa ada kejelasan lanjutan ceritanya. Tapi semoga saja hal tersebut tidak terjadi.

Bagikan

Jangan lewatkan

Gajah Mada, Sadyakala Rajawangsa
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.

3 komentar

Tulis komentar
avatar
November 6, 2012 at 1:54 PM

He he kasihan candi murca dan Perang Paregrek banyak yang menunggu lanjutan sayang kehilangan jalan sejarah alias kesimpang siuran sumber mungkin ^^ semoga Majapahit bisa lanjut

Reply
avatar
November 6, 2012 at 2:33 PM

kayaknya semua berharap hal yang sama :D

Reply
avatar
November 9, 2012 at 12:34 PM

Saya mengenal dan dekat dengan penulis dengan baik. Memang beliau sedang sakit, dan terhentinya Candi Murca serta Perang Paregreg juga dikarenakan ada "sesuatu" dengan penerbitannya. Semoga beliau nanti dapat menerbitkan kelanjutan dua novel yang terhenti (mengingat saya pernah liat draft novel yg ditulisnya)> semoga buku terbaru ini "sementara' bisa mengobati kerinduan akan tulisan-tulisan bapak LKH

Reply

silahkan masukkan komentar anda disini