Monday, September 5, 2016

, ,

Bromo Enduro Challenge, Menikmati Bromo Dengan Cara Yang Berbeda


Setelah sekian lama mengimpikan untuk bersepeda di lereng gunung Bromo, akhirnya baru kali ini kami mendapat kesempatan tersebut. Dan kemarin, Minggu 4/9/2016, kami dari komunitas KERR (Kediri Rock Rider) dan SEMAR (Sepeda, Makan, Rekreasi), berkesempatan untuk menjajal track legendaris di gunung Bromo melalui jalur Jemplang. Tercatat ada 12 anggota KERR dan 3 anggota SEMAR ikut berpartisipasi. Rencananya, kami akan loading dulu dari Poncokusumo, masuk pos Coban Trisula, lalu turun di Pos Jemplang.

Thursday, May 12, 2016

, , ,

Romantisme Kota Tua Melaka

Melaka adalah kota yang romantis.....
Dan romantisme itu berawal dari Red Square.


Berkunjung ke Melaka adalah berkunjung ke Red Square. Pusat kota ini ibarat alun-alun, sehingga semua terkonsentrasi disini. Pemberhentian bas persiaran (bis pariwisata) untuk turis disini, bahkan tempat berkumpul bagi rombongan wisata juga tidak jauh dari sini. Tidak heran, tempat ini menjadi tempat paling ramai dari seluruh destinasi wisata di Melaka. 

Red Square. Pusat kota tua Melaka
Tempat ini juga dikenal sebagai Dutch Square. Entah kenapa disebut demikian. Apakah hanya karena ada kincir angina kecil khas negeri itu? Ataukah karena dulu yang membangun tempat ini adalah Belanda, setelah mengalahkan Portugis dengan bantuan Sultan Johor di tahun 1641? Entahlah.

Tuesday, April 19, 2016

, ,

Jelajah Sepeda bersama SEMAR dan KERR di Ongakan

Ceritanya pagi itu kami dari komunitas sepeda SEMAR berencana untuk gowes bareng dengan KERR (Kediri Rock Rider) ke Ongakan. Ongakan sendiri adalah suatu bukit di puncak gunung Kelud, yang bisa dicapai dari arah desa Besowo kecamatan Kepung Kediri. Belakangan ini, tempat ini cukup menarik perhatian sebagai destinasi wisata alam yang baru di Kediri. Kondisinya relatif masih alami dan belum banyak dijamah manusia.
  
Papan petunjuk arah ke Ongakan

Monday, April 18, 2016

, ,

Seribu Pesona Gunung Manggar di Ambulu

Saya dibesarkan di suatu desa dekat sebuah gunung. Gunung Manggar namanya. Gunung ini hanya berjarak sekitar 1 km dari rumah saya. Tidak terlalu jauh, sehingga dulu waktu masih kecil, saya sering bermain main ke sana. Entah itu sekedar menyusuri jalanan setapak di seputaran hutan, atau mencari kayu kecil untuk dibuat tongkat pramuka. Beberapa kali saya dengan beberapa teman naik gunung dengan bekal nasi dan lauk sekedarnya, untuk dimasak di tengah hutan.

Gunung Manggar dilihat dari kejauhan

Terima kasih anda telah berkunjung di blog saya ini. Semoga beberapa tulisan dalam blog ini berguna bagi anda semua...