Showing posts with label budaya. Show all posts
Showing posts with label budaya. Show all posts

Tuesday, October 16, 2018

Sejenak Melepas Penat di Desa Penglipuran


Jika kita bosan menikmati Bali dengan pantai, pantai dan pantainya, tidak ada salahnya jika kita mencoba melihat Bali dari sudut pandang yang berbeda. Bali dengan budayanya, Bali dengan keramahan penduduknya, dan Bali dengan keindahan alam tradisionalnya.

Semua itu bisa kita dapatkan jika kita berkunjung ke desa Penglipuran, sebuah desa wisata yang tersohor akan keindahan, kebersihan, dan keramahan penduduknya.

Jalan utama desa Penglipuran



Baca selengkapnya

Wednesday, January 18, 2017

Madain Saleh, Sisa-sisa Peradaban Indah Yang Terkutuk

Tak banyak orang yang tahu, bahwa Arab Saudi memiliki banyak situs arkeologi peninggalan sejarah yang luar biasa. Situs-situs ini tersebar di berbagai pelosok negeri Jazirah Arab, hingga ke negeri-negeri sekitar di Timur Tengah. Salah satu situs arkeologi yang cukup dikenal adalah MadainSaleh, wilayah kering di tengah gurun pasir yang dikenal sebagai bekas wilayah kaum Tsamud, 800 SM.


Bagi jamaah Umroh atau Haji, mengunjungi Madain Saleh adalah tantangan tersendiri. Selain tempatnya yang jauh, sekitar 450 km dari Madinah atau 830 dari Mekkah, pengunjung juga harus punya ijin khusus untuk bisa masuk area terbatas itu. Ada pintu gerbang khusus yang dijaga oleh Askar Kerajaan Saudi, yang memeriksa setiap pengunjung yang mau masuk. Sesuai regulasi pemerintah Saudi, jamaah dengan visa umrah hanya berlaku di tiga kota; Jeddah, Mekkah, dan Madinah. Sehingga jika hanya mengandalkan paspor dengan visa umrah atau haji, bisa dipastikan akan disuruh balik atau ditolak masuk.
Baca selengkapnya

Thursday, May 12, 2016

Romantisme Kota Tua Melaka

Melaka adalah kota yang romantis.....
Dan romantisme itu berawal dari Red Square.


Berkunjung ke Melaka adalah berkunjung ke Red Square. Pusat kota ini ibarat alun-alun, sehingga semua terkonsentrasi disini. Pemberhentian bas persiaran (bis pariwisata) untuk turis disini, bahkan tempat berkumpul bagi rombongan wisata juga tidak jauh dari sini. Tidak heran, tempat ini menjadi tempat paling ramai dari seluruh destinasi wisata di Melaka. 

Red Square. Pusat kota tua Melaka
Tempat ini juga dikenal sebagai Dutch Square. Entah kenapa disebut demikian. Apakah hanya karena ada kincir angina kecil khas negeri itu? Ataukah karena dulu yang membangun tempat ini adalah Belanda, setelah mengalahkan Portugis dengan bantuan Sultan Johor di tahun 1641? Entahlah.

Baca selengkapnya

Tuesday, November 3, 2015

Berebut berkah di Grebeg Selarong 2015

Pagi itu kesibukan di rumah Pak Hisyam, Kepala Dukuh Iroyudan Desa Guwosari Bantul meningkat pesat. Beberapa orang laki-laki sibuk berdandan, memakai busana ala prajurit keraton Jogjakarta. Mereka saling membantu, agar bisa segera selesai di tengah terbatasnya waktu. Sementara di sudut halaman, sebuah gunungan berisi berbagai hasil bumi dan makanan telah siap untuk dibawa ke balai desa Guwosari. Gunungan dan tumpeng berbagai makanan tersebut disiapkan oleh ibu-ibu warga sekitar yang ikut bergotong royong memasak semalam suntuk di dapur.
Gunungan hasil bumi


Berdandan dulu biar rapi
Baca selengkapnya